
Saham AS sedikit turun pada hari Selasa (16/12) karena para pedagang mengkaji penundaan rilis laporan ketenagakerjaan November.
S&P 500 turun 0,1%, sementara Nasdaq Composite turun sekitar 0,2%. Dow Jones Industrial Average berada di sekitar titik stagnasi.
Laporan ketenagakerjaan November lebih baik dari yang diperkirakan, menunjukkan peningkatan 64.000 pekerjaan untuk bulan tersebut, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian akan meningkat sebesar 45.000 pada periode tersebut.
Namun, BLS melaporkan bahwa Oktober kehilangan 105.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran juga meningkat menjadi 4,6%, yang berada di atas perkiraan Dow Jones sebesar 4,5%, menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi ekonomi AS.
Peluang penurunan suku bunga Fed bulan depan tidak berubah setelah angka pekerjaan terbaru, karena CME FedWatch Tool masih menunjukkan sedikit peluang penurunan suku bunga lagi di bulan Januari. Para pedagang futures dana Fed saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga bulan depan sebesar 24%, sama seperti sehari sebelumnya.
Sumber: CNBC.com
Pasar saham Asia dibuka melemah mengikuti kejatuhan Wall Street, ketika investor kembali menghindari aset berisiko. Saham di Jepang dan Australia turun, diikuti kontrak berjangka Hong Kong. Tekanan da...
Saham AS ditutup anjlok tajam pada hari Rabu, dengan S&P 500 turun 1,2% menandai sesi keempat berturut-turut mengalami kerugian. Nasdaq turun 1,8%, sementara Dow Jones berakhir 228 poin lebih rend...
Saham-saham Eropa sebagian besar turun pada hari Rabu, membalikkan kenaikan awal dan memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut. STOXX 50 turun 0,7%, sementara STOXX 600 ditutup sedikit be...
Saham-saham AS naik pada hari Rabu (17/12) setelah S&P 500 mencatat sesi penurunan ketiga, karena investor mempertimbangkan data ekonomi AS yang baru dirilis. S&P 500 diperdagangkan 0,1% lebi...
Saham-saham Eropa secara umum dibuka lebih tinggi pada hari Rabu(17/12) karena investor bersiap untuk keputusan bank sentral. Tindakan bank sentral akan dipantau secara ketat oleh pelaku pasar Eropa ...
Perak hari ini 18/12/2025 masih bertahan di area $65-$66/oz setelah baru saja mencetak rekor baru. Pasar lagi "nahan napas" menunggu data inflasi AS (CPI), karena kalau inflasi terlihat melunak, peluang pemangkasan suku bunga The Fed bisa makin...
Harga minyak menguat untuk hari kedua karena pasar kembali memasang "premi risiko" akibat tensi geopolitik Venezuela dan Rusia. Brent sempat mendekati $61/barel sebelum memangkas kenaikan, sementara WTI bertahan di atas $56/barel. Pemicu utamanya...
Indeks dolar AS bergerak naik-turun di sekitar 98,4 pada Kamis(18/12), namun masih bertahan di zona penguatan dari sesi sebelumnya. Pasar terlihat hati-hati karena investor mulai ambil posisi menjelang rilis CPI AS November yang diperkirakan...
Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengatakan pada hari Senin bahwa pemotongan suku bunga bank sentral AS pekan lalu menempatkannya...
Saham-saham AS naik pada hari Senin (15/12) dipimpin oleh berbagai nama karena para pedagang berspekulasi data yang akan dirilis pekan ini akan...
Saham AS sedikit turun pada hari Selasa (16/12) karena para pedagang mengkaji penundaan rilis laporan ketenagakerjaan November.
S&P 500 turun...
Saham-saham Eropa dibuka menguat pada awal pekan ini. Indeks Stoxx 600 naik sekitar 0,38%, dengan hampir semua sektor dan bursa utama bergerak di...